Arief: Sedih “Tidak Ditemani” Sang Ayah

Meskipun bangga atas prestasi yang diraihnya, Arief masih menyimpan kesedihan dibalik kesuksesannya. Peraih medali perunggu dalam kejuaraan bulutangkis Olimpiade Beijing ini, mempersaembahkan medali yang diraihnya untuk sang ayah yang tidak menemaninya selama di Beijing.

“Saya mempersembahkan medali ini untuk yang saya cintai dan saya puja yang tidak bisa hadir mendampingi saya di sini,”kata Arief.

Arief mengisahkan bahwa kesuksesannya ini merupakan hasil latihan keras yang biasa dia lakukan bersama sang ayah, Budi, di Tman Bungkul setiap hari Sabtu sore. “Dulu, saya biasa berlatih bersama ayah di Taman Bungkul setiap Sabtu sore, dan saya masih mengingat latihan-latihan panjang tersebut,” kenang Arief .

~ oleh surabayamice di/pada Agustus 12, 2008.

Tinggalkan Balasan